Prolog · Bagian 1
Garis Tunggu
Tiga pabrik menolaknya karena tidak punya pengalaman. Pabrik keempat menerimanya tapi tidak memberi siapa pun untuk diajak bicara. Abian datang ke Jakarta dengan harapan setipis kain perca, lalu tenggelam dalam kesunyian pabrik yang hiruk-pikuk. Di kantin ia duduk sendiri, di gudang ia bekerja sendiri, dan di kos ia tidur sendiri.
Baca di KaryaKarsa ↗